MARTAPURA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mulai menyalurkan bantuan serta melakukan pendampingan administratif bagi Ibu Zainab, warga lanjut usia yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Berdasarkan tinjauan di lapangan, bangunan kayu yang dihuni Ibu Zainab mengalami kerusakan struktural cukup berat. Seluruh bagian atap diketahui bocor, sementara lantai kayu dalam kondisi rusak sehingga tidak lagi memenuhi standar keamanan dan kesehatan bagi penghuni.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj Erni Wahdini, mengatakan pemerintah daerah telah mengambil langkah-langkah responsif untuk menangani kondisi tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan penanganan jangka pendek maupun jangka panjang.
Pemerintah daerah hadir untuk memberikan perlindungan sosial. Saat ini kami fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus memastikan persyaratan administrasi agar bantuan hunian tetap dapat segera diusulkan, ujar Erni Wahdini.
Sejumlah bantuan logistik telah disalurkan kepada Ibu Zainab, di antaranya paket sembako, peralatan dapur, kasur tidur, serta terpal untuk penanganan darurat kebocoran atap. Selain itu, Ibu Zainab juga tercatat rutin menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa setiap bulannya.
Dari sisi administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar turut melakukan pendampingan langsung dalam pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Kelengkapan dokumen tersebut menjadi salah satu syarat utama dalam pengajuan berbagai program bantuan pemerintah.